Sembilan Pemuda Berbahaya
Kami menyebut diri sebagai Pemuda Berbahaya. Sebutan itu muncul dari mulut adikku, si-Egi Maulana Damanik di suatu malam ketika kami sedang bercanda² tak jelas. Tidak ada ancaman apa pun dalam nama itu, apa lagi maksud untuk mengangkat semangat dan jiwa kriminil para anggotanya, malahan nama itu timbul dari kehangatan, dan dari rasa akrab yang tumbuh perlahan di antara kami. Pemuda Berbahaya terdiri dari sembilan orang, dan satu orang yang menertibkan langkah kami yaitu teh Tri Masriana Purba, si-manajer kami, begitu kami memanggilnya. Untuk ketua, sebenarnya tak pernah ada. Tapi dalam diam, kami sepakat menunjuk satu orang yang paling tenang sikapnya, paling sabar menampung kegaduhan, dan paling konyol dari semuanya, itu dia Heryadi Sipayung. Aku salah satu dari sembilan orang itu. Dan, setiap orang datang dari tempat yang berbeda. Seperti Joel Sinaga dari Medan, Rafael Ginting dari Pematang Siantar, Yeremia Albanel Munthe dari Tangerang, dan Jeremy Malvin Sitoh...