A New Day Has Come
Pagi itu kami lagi sibuk-sibuknya. Aku sama adekku Egi Dmnk dari pagi sudah hessang kesana kemari mengurus banyak hal. Pokoknya ada banyaklah urusan yang harus segera diselesaikan. Di tengah kesibukan itu, tiba-tiba handphoneku berdering. “Roy, posisimu sekarang dimana?” tanya seseorang dari seberang. “Masih di Semarang.” “Kekmana? Ada apa?” “Wah, kukira kau sudah di Sumatra.” Aku cuma menjawab seperlunya. Belum ada firasat apa-apa. Kupikir itu hanya percakapan biasa. Sampe dia ngomong lagi, “Coba kau ngobrol sama Mona Lumban Tobing. Nanti biar kalian aja yang diskusi.” Tak lama kemudian aku menghubungi Kak Mona. Dari situ kami langsung Zoom bersama pihak perusahaan yang katanya sedang membutuhkan tenaga baru itu. Sementara aku sedang berbicara dengan mereka, Egi masih meneruskan urusan kami yang lain. Kalau kuingat lagi, hari itu memang padat sekali. Rasanya hampir tak ada waktu untuk duduk tenang. Anehnya, disituasi seperti itu masih sempat pula awak untuk mengikuti proses...